Selayang Pandang
Sejarah Desa
sama mestinya desa, desa yang lain, sejarah desa Mojowangi dimulai sejak dibukanya hutan diwilayah ini menjadi wilayah pemukiman, menurut cerita yang beredar di masyarakat perkampungan pertama yang berhasil didirikan adalah Dusun Mojowangi, Dusun Mojodukuh, Dusun Mojorotodan Dusun Kembangsore.
1. DUSUN MOJOWANGI
Pada tanggal 20 April 1844 rombongan Karolus menuju kependudukan yang ada disekitar Hutan Keracil yang dapat digunakan untuk perdagangan, Pertanian dan dapat digunakan perkampungan yang luas, maka Karolus Wiryoguno bersama anak buahnya yang bernama Ditotruno berunding, maka Ditotruno diserahi membuka hutan disebelah Barat yang ada sungai besar mengalir dan saat membuka lahan maka dilihatnya banyak tumbuh pohon Mojo dengan aroma yang harum alias wangi, maka dinamai Dusun tersebut menjadi Dusun Mojowangi. dan Karolus Wiryoguna membuka lahan hutan di sebelah Utara juga ada sebuah sungai, setelah hamper selesai maka sang guru Karolus Wiryoguna bernama Eliaser Kunto adalah guru dalang Karolus Wiryoguna betapa senangnya hati saat menyaksikan anak didiknya membuka lahan hutan yang akan dimanfaatkan sebagai perkampungan dan penyebaran agamanya.
2. DUSUN MOJODUKUH
Pada tahun yang hamper bersamaan maka ada seorang tokoh yang tak jauh berbeda dengan Karolus Wiryoguna, bernama Arteman,dia meminta ijin pada sang guru Eliaser Kunto bahwa dia akan membuka lahan perkampungan disebelah baratnya pedukuhan Mojowangi dimana disana juga dialiri sungai yang agak besar yang akan menjadikan subur pertanin kelak jika dia membuka lahan di sana maka dengan restu sang guru Arteman membuka lahan itu.karena melihat kegigihan dan semangat yang luar biasa kepada Arteman maka di namai pedukuhan tersebut. Ditempat itu juga banyak ditumbuhi pohon mojo, jadilah nama itu menjadi Dusun Mojodukuh.
3. DUSUN MOJOROTO
Pada tahun 1847, angan-angan Karolus Wiryoguna berkembang dengan melirik hutan lebat yang akan dipergunakan pelebaran tanah bagi masyarakat maka dibabatlah Hutan Kracil di sebelah Utara dan disana mengalir Sungai Jiken, dengan aliran sungai yang kalem alias tidak deras tapi sangat bermanfaat bagi membuka lahan pertanian dan tempat berternak, karena di sana banyak ditumbuhi pohon mojo yang menghambat sama tata pertumbuhannya maka setelah lahan dibuka maka dinamai Pedukuhan Mojoroto.
4. DUSUN KEMBANG SORE
Cita-cita Karolus Wiryoguna tidak mandek sampai disitu saja maka meliriklah beliau kearah utara dimana lahannya agak jauh dari beberapa pedukuhan yang telah di buka bagi masyarakat sang guru menyarankan untuk melangkah ke Hutan Kracil selanjutnya. Dengan bantuan sang sahabat yang bernama Kyai Kemasan maka dibukalah lahan hutan itu pada saat membuka lahan dilihatnya bunga berwarna merah marun dimana bunga itu hanya mekar pada saat sore hari, setelah diangan-angan dan dirasakan maka bunga itu dinamakan Kembang sore. Karena letaknya agak jauh dari pembukaan/babatan hutan-hutan setelahnya maka pedukuhan tersebut diberi nama Kembangsore dan kelak diberikan kepada Kyai Kemasan untuk mengatur disitulah arti persahabatan sejati.
Adapun Desa Mojowangi dibagi menjadi 4 ( Empat ) dusun yaitu :
<!--[if !supportLists]-->1.
<!--[endif]-->Dusun Mojowangi
<!--[if !supportLists]-->2.
<!--[endif]-->Dusun Mojodukuh
<!--[if !supportLists]-->3.
<!--[endif]-->Dusun Mojoroto
<!--[if !supportLists]-->4.
<!--[endif]-->Dusun Kembangsore
Para Pejabat Bekel atau Kepala Desa Mojowangi semenjak berdirinya Desa
Mojowangi adalah sebagai berikut :
|
TIDAK |
NAMA |
MASA JABATAN |
KETERANGAN |
|
1.
2. 3. 4. 5. 6. |
Karolus Wiryoguno, Eliser Kuntho, Artteman, Kyai Kemasan. Partoe Djojogenah Januardjo Sudarsono SK Edie Misjantono Pramono Hadi |
Awal mula Babat Hutan Keracil 1940 s/d 1973 1976 s/d 1980 1981 s/d 1989 1991 s/d 2007 2007 s/d 2013 |
Pemimpin Awal, per Dukuhan. |
2.1.2 Demografi
Pentingnya memahami kondisi Desa untuk mengetahui keterkaitan perencanaan dengan muatan pendukung dan permasalahan yang ada, memberikan arti penting keputusan pembangunan sebagai langkah mendayagunakan dan menyelesaikan masalah di masyarakat.
Desa Mojowangi merupakan salah satu dari 1 9 desa di wilayah Kecamatan Mojowarno, yang terletak 0,5 Km ke arah barat dari Kecamatan Mojowarno, Desa Mojowangi merupakan wilayah yang berbatasan dengan 5 desa , serta mempunyai luas wilayah seluas 300,72 hektar. Adapun batas-batas wilayah desa al :
|
BATAS DESA |
|
|
Sebelah Utara |
Desa Selorejo |
|
Sebelah Selatan |
Desa Mojowarno |
|
Sebelah Timur |
Desa Mojoduwur |
|
Sebelah Barat |
Desa Gondek |